Kamis, 21 Januari 2016

Tugas Softskil Psikologi & Teknologi Internet (Test Psikologi Online)

Video pengertian Test Psikologi Online

https://m.youtube.com/watch?v=9qAx9BRXB18&feature=youtu.be&rdm=1uyj473ee&client=mv-google

Selasa, 12 Januari 2016

Tugas Psikologi dan TI

Sejarah Terbentuknya Komunitas Online

Pengertian Komunitas

Komunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan,

umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Dalam komunitas manusia, individu-individu di

dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko, kegemaran

dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Komunitas berasal dari bahasa Latin communitas yang berarti

"kesamaan", kemudian dapat diturunkan dari communis yang berarti "sama, publik, dibagi oleh semua

atau banyak"

Menurut Crow dan Allan, Komunitas dapat terbagi menjadi 3 komponen:

a. Berdasarkan Lokasi atau Tempat

Wilayah atau tempat sebuah komunitas dapat dilihat sebagai tempat dimana sekumpulan orang

mempunyai sesuatu yang sama secara geografis. Dan saling mengenal satu sama lain sehingga

tercipta interaksi dan memberikan konstribusi bagi lingkungannya.

b. Berdasarkan Minat

Sekelompok orang yang mendirikan suatu komunitas karena mempunyai ketertarikan dan minat

yang sama, misalnya agama, pekerjaan, suku, ras, hobi maupun berdasarkan kelainan seksual.

Komunitas berdasarkan minat memiliki jumlah terbesar karena melingkupi berbagai aspek,

contoh komunitas pecinta animasi dapat berpartisipasi diberbagai kegiatan yang berkaitan

dengan animasi, seperti menggambar, mengkoleksi action figure maupun film.

c. Berdasarkan Komuni

Komuni dapat berarti ide dasar yang dapat mendukung komunitas itu sendiri.

Sejarah

Menurut Ferguson et al., 2004, komunitas online adalah sebuah tempat dimana sekelompok orang

berkumpul untuk berbagi sence of community sebagaimana orang-orang yang tidak saling mengenal

memiliki kesamaan ketertarikan minat, didalam sebuah situs internet yang menawarkan beberapa

layanan onlinr, meliputi beberapa akses kepada lingkungan sosial, layanan komunitas, informasi resmi,

dan layanan e-commerce kepada penghuninya. Komunitas maya diciptakan untuk saling berkomunikasi

di antara para pengguna internet dengan menggunakan teknologi yang mengguakan platform internet.

Walaupun begitu, saat internet populer di kalangan awam, yaitu sejak munculnya http sebagai landasan

website, masyarakat baru sekedar menggunakan internet untuk mencari berita atau komunikasi

melalui e- mail. Namun segera setelah itu, komunitas maya yang terdiri dari pengguna awam juga mulai

terbentuk. Komunitas maya bisa berupa mailing list, newsgroup atau bulletin board.

Tahun 1997, Muncul situs jejaring sosial pertama yaitu Sixdegree.com walaupun sebenarnya pada tahun

1995 terdapat situs Classmates.com yang juga merupakan situs jejaring sosial namun, Sixdegree.com di

anggap lebih menawarkan sebuah situs jejaring sosial di banding Classmates.com

Tahun 1999, Muncul situs untuk membuat blog pribadi, yaitu Blogger. situs ini menawarkan

penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri. sehingga pengguna dari Blogger ini bisa

memuat hal tentang apapun. termasuk hal pribadi ataupun untuk mengkritisi pemerintah. sehingga bisa di

katakan blogger ini menjadi tonggak berkembangnya sebuah Media sosial.

Kaskus lahir pada tanggal 6 November 1999 oleh tiga pemuda asal Indonesia yang sedang melanjutkan

studi di Seattle, Amerika Serikat. Mulanya Kaskus yang dikembangkan oleh Andrew, Ronald, dan Budi ini

dibuat untuk memenuhi tugas kuliah mereka. Konsep awal Kaskus sebenarnya adalah situs yang mampu

mengentaskan dahaga mahasiswa Indonesia di luar negeri akan kampung halaman melalui berita-berita

Indonesia. Situs www.kaskus.us pada saat ini dikelola oleh PT. Darta Media Indonesia. Anggotanya,

yang pada saat ini berjumlah lebih dari 2.000.000 member, tidak hanya berdomisili dari Indonesia namun

tersebar juga hingga negara lainnya. Pengguna Kaskus umumnya berasal dari kalangan remaja hingga

orang dewasa.

Tahun 2002, Berdirinya Friendster, situs jejaring sosial yang pada saat itu menjadi booming, dan

keberadaan sebuah media sosial menjadi fenomenal akibat ledakan para penggunanya.

Tahun 2003, Berdirinya LinkedIn, tak hanya berguna untuk bersosial, LinkedIn juga berguna untuk

mencari pekerjaan, sehingga fungsi dari sebuah Media Sosial makin berkembang.

Selain LinkedIn terdapat juga MySpace, MySpace menawarkan kemudahan dalam menggunakannya,

sehingga myspace di katakan situs jejaring sosial yang user friendly.

Tahun 2004, Lahirnya Facebook, situs jejaring sosial yang terkenal hingga sampai saat ini, merupakan

salah satu situs jejaring sosial yang memiliki anggota terbanyak

Tahun 2006, Lahirnya Twitter, situs jejaring sosial yang berbeda dengan yang lainnya, karena pengguna

dari Twitter hanya bisa mengupdate status atau yang bernama Tweet ini yang hanya di batasi 140

karakter.

Tahun 2011, Lahirnya Google+, google meluncurkan situs jejaring sosialnya yang bernama google+,

namun pada awal peluncuran. google+ hanya sebatas pada orang yang telah di invite oleh google.

Setelah itu google+ di luncurkan secara umum.

Kozinet (2000) membedakan komunitas virtual sebagai 5 aspek pembedanya sebagai dasar

pembedanya, yaitu :

1. Boards. Berfungsi sebagai papan bulletin elektronik (usenet atau newsgroup)

2. Rings. Yaitu sebuah web yang berfungsi sebagai aggregator web page yang lain yang disusun

secara tematik.

3. Lists. Yaitu senai surat elektronik yang disatukan pada topic atau minat tertentu.

4. Dungeons. Yaitu sebuah lokasi virtual bertema, dimana dimana interaksi distrukturisasi dengan

peraturan tertentu. Misalnya multu user platform seperti yang terdapat pada permainan-permainan

RPG (Role Playing Game), misalnya Final Fantasy, Counter Strike, dan lain-lain

5. Chat rooms. Yaitu lokasi virtual yang tidak bertema, kurang terorganisir, topiknya bisa bermacam-

macam.

Polarisasi Kelompok

Group Polarisation (Polarisasi Kelompok) adalah gejala mengumpulnya pendapat kelompok pada

satu pandangan tertentu. Manfaat dari polarisasi pendapat kelompok adalah memperkuat pandangan

rata-rata kelompok sehingga tidak memecah-mecah pandangan kelompok. Polarisasi kelompok dapat

terjadi juga karena perbandingan sosial, yaitu menilai pendapat dan kemampuan seseorang dengan cara

membandingkannya dengan pendapat dan kemampuan orang lain.

Polarisasi kelompok adalah gejala mengumpulnya pendapat kelompok pada satu pandangan tertentu.

Polarisasi Kelompok adalah intensifikasi dari suatu pre-existing awal kelompok pilihan ( Baron et al. 1992

: 73). Fenomena polarisasi kelompok adalah kecendrungan kelompok yang menyebabkan orang

mengubah keputusan mereka, baik ke arah yang lebih teliti, atau lebih mengandung resiko. Bila sebelum

diskusi kelompok para anggota mempunyai sikap agak mendukung tindakan tertentu, setelah diskusi

mereka akan lebih kuat lagi mendukung tindakan itu. Sebaliknya, bila sebelum diskusi para anggota

kelompok agak menentang tindakan tertentu, setelah diskusi mereka akan menentang lebih keras.

Sebagai contoh polarisasi yang diakibatkan oleh fasilitas internet adalah pembentukan kubu para

pengguna. Misalkan anda adalah pengguna layanan jejaring sosial dibawah. Maka disadari atau tidak

anda sudah ikut terpolarisasi dan menjadi bagian dari salah satu kelompok pengguna salah satu fasilitas

jejaring sosial.

Adapun penyebab-penyebabnya adalah :

1. Perbandingan

Memperhitungkan kemampuan orang lain, pendapat yang sudah diyakini diperbandingkan lagi dengan

pendapat orang lain

2. Diskusi

Dalam suatu diskusi terkumpul ide-ide, maka bukan hal yang tidak mungkin pula akan terlahir ide-ide

yang sama pula.

3. Tidak adanya prasangka

Interpersonal adalah adanya komunikasi secara langsung atau face to face communication pada waktu

dan tempat yang sama . Interpersonal Skill bukan merupakan bagian dari karakter kepribadian yang

bersifat bawaan, melainkan merupakan ketrampilan yang bisa dipelajari. Interpersonal Skill yang baik

dapat dibangun antara lain dari kemampuan mengembangkan perilaku dan komunikasi yang asertif .

komunikasi yang dilakukan dengan orang lain sehingga tindak balas dan evaluasinya memerlukan orang

lain.

Tidak bisa dipungkiri bahwa internet sangat dibutuhkan semua orang di jaman yang sudah modern ini,

seperti menonton video melalui youtube, melakukan komunikasi dengan teman atau pacar melalui

jejaring sosial yang ada di internet dengan menggundakan facebook dan twitter. Internet juga memiliki

sisi positif dan sisi negatifnya. Sisi positifnya itu seperti mencari informasi dengan menggunakan internet

dan juga dapat mendapat pelajaran dari internet.

Hambatan atau keterbatasan saat melakukan interpersonal online-reaction

Sejalan berkembangnya ketertarikan interpersonal dalam internet muncullah suatu relationship

(hubungan) seperti pertemanan, murid-guru, kelompok, hubungan kerja, bahkan hubungan kekasih.

Namun dalam berjalannya hubungan tersebut tidak sepenuhnya lancar atau aman, bahkan ada beberapa

kejadian dimana suatu hubungan harus hancur karena beberapa hal yaitu :

a. Identitas Palsu, dalam dunia maya seorang netter dapat menggunakan identitas palsu seperti

identitas palsu yang dirancang seseorang pada akun facebooknya, atau bisa juga orang tersebut

memalsukan sebagian statusnya seperti seorang yang telah menikan memasang status single pada

facebooknya untuk mencari perhatian orang lain atau memudahkannya mencapai sesuatu.

b. Kurang Terjaminnya Komitmen, setiap hubungan dibutuhkan adanya komitmen dimana kedua belah

pihak memiliki suatu persetujuan yang bersifat mengikat. Dalam dunia maya seseorang bisa saja

berjanji dan kemudian pooof menghilang begitu saja dan melupakan semua kesepakatan seperti

pada kegiatan jual beli online sering terjadi penipuan dimana korban telah menyetor uang tetapi

barang tidak dikirim atau sebaliknya, dan kemudian penjual atau pembeli yang belum memenuhi

janjinya itu menghilang atau tidak online lagi.

c. Kurang Berlakunya Norma dan Etika, sering jika anda berkunjung ke situs (yahoo.com) dimana situs

tersebut memberikan informasi tentang suatu hal mengenai suatu agama, ragam, atau suku maka

anda akan menemui komentar-komentar yang diketik dengan eksplisit dimana pada komentar

tersebut menjelek-jelekkan suatu RAS, baik komentar pro ataupun kontra.

Perilaku Negatif dalam Interpersonal Online-Relation

Selain adanya hambatan dalam terjalinnya hubungan di dunia maya di dalamnya juga terdapat

beberapa perilaku negatif seperti adanya cyber-cheating dan cyber flirting.

a. Cyber Cheating, atau perselingkuhan yang terjadi di internet dapat terjadi ketika seseorang yang

telah memiliki pasangan memiliki hubungan yang dekat pula dengan orang lain. Misalkan seorang

istri memiliki akun jejaring sosial dimana mantannya masih terdaftar dalam daftar temanya dan

selama ini dia sering chatting dengan kata-kata mesra dan menggoda dengan mantannya itu, maka

hal tersebut dapat dikatakan dengan cyber-cheating.

b. Cyber Flirting, atau merayu yang dilakukan dalam dunia maya. cyber flirting adalah suatu hal yang

umum yang terjadi di jejaring sosial bahkan game. Namun dalam terjadinya banyak terjadi ketidak

amanan yang membuatnya dikategorikan sebagai perilaku negatif, contohnya adalah dalam cyber

flirting orang bisa menggunakan bahasa yang tidak pantas, ditambah lagi jika dalam terjadinya

terdapat kepalsuan identitas maka semakin menjadi perilaku negatif cyber flirting tersebut.

Konsep Dasar Computer Supported Cooperative Work (CSCW)

CSCW atau Computer Supported Cooperative Work) adalah kerangka kerja dalam sebuah

aplikasi yang di dalamnya dipengaruhi oleh kerangka kerja dalam sebuah aplikasi yang di dalamnya

dipengaruhi oleh kelompok dan situasi sosial yang ditempati sistem tersebut. Konsep dasar CSCW

mendukung interaksi manusia dalam bekerjasama dengan individu lain.

CSCW(computer supported cooperative work) adalah sesuatu cara untuk merancang suatu

sistem yang digunakan untuk membantu pekerjaan sebagai suatu group dan bagaimana memahami

dampak suatu teknologi pada pola pekerjaan mereka, CSCW juga merupakan suatu sistem yang

mendukung pekerjaan groupware.

Istilah Computer Supported Cooperative Work (CSCW) pertama kali digunakan oleh Irene Greif

dan Paul M. Cashman pada tahun 1984, pada sebuah workshop yang dihadiri oleh mereka yang tertarik

dalam menggunakan teknologi untuk memudahkan pekerjaan mereka.Padakesempatan yang sama pada

tahun 1987, Dr. Charles Findley mempresentasikan konsep collaborative learning-

work.CSCWmengangkat isu seputar bagaimana aktivitas-aktivitas kolaboratif dan koordinasi didalamnya

dapat didukung teknologi computer.

Hasil CSCW biasanya disebut Groupware.Groupware adalah jenis software yang membantu

kelompok kerja (workgroup) yang terhubung ke jaringan untuk mengelola aktivitas mereka. Salah satu

bentuk umum konseptualisasi sistem CSCW adalah dengan mengamati konteks dari penggunaan sistem

tersebut. Contohnya adalah matriks CSCW, yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 1988 oleh

Johansen dan juga muncul pada. Matriks dimaksud membagikonteks sebuah “work” ke dalam dua

dimensi yakni waktu dan lokasi. Dimensi waktu dibagi menjadi kolaborasi yang dilakukan pada waktu

yang bersamaan (sinkron), atau berbeda (asinkron). Dimensi lokasi dibagi menjadi kolaborasi yang

dilakukan pada tempat yang sama, atau tempat yang terdistribusi.

Computer Supported Cooperative Work (CSCW) pertama kali digunakan oleh Irene Greif dan

Paul M. Cashman pada tahun 1984, pada sebuah workshop yang dihadiri oleh mereka yang tertarik

dalam menggunakan teknologi untuk memudahkan pekerjaan mereka. CSCW memiliki tujuan yaitu :

Mempelajari bagaimana orang bekerja sama sebagai kelompok dan apa yang mempengaruhi teknologi

mendukung proses pelaksanaan pekerjaan walaupun secara geografis dipisahkan.

Contoh yang digunakan pada CSCW adalah:

 Kaloborasi para Ilmuwan yang bekerja sama pada suatu proyek

 Pengarang mengedit suatu dokumen bersama-sama

 Programmer suatu sistem secara bersamaan

 Bekerja sama sebagai sharing atas suatu video bersama yang conferencing aplikasi

 Para pembeli dan para penjual melakukan transaksi secara eBay

CSCW seringkali diasumsikan sebagai aspek yang dihasilkan dari sebuah groupware. CSCW lebih

berorientasi kepada evaluasi terhadap hal-hal yang terjadi dalam proses interaksi antar manusia dalam

sekelompok pengguna. Interaksi tersebut antara lain:

1. Komunikasi yang normal antar manusia

2. Komunikasi face-to-face

3. Percakapan

4. Komunikasi Berbasis Teks

Komunikasi Face to Face, pada komunikasi face to face tidak hanya meliputi bicara dan pendegaran, tapi

juga menggunakan bahas tubuh dan tatapan mata.

 Personal Space

 Kontak dan Tatapan Mata

 Gerak Isyarat dan Tatapan Mata

 Back Chanel

 Turn-Taking

Psikologi klinis adalah salah satu bidang psikologi terapan yang menggunakan prinsip-prinsip

abnormal. Semakin berkembangnya internet banyak orang yang memanfaatkan internet seperti para

psikolog yang melakukan psikoterapi yang kini bisa dilakukan secara online. Seorang psikolog ternama

John Suler, Ph.D. Rider University yang dalam artikelnya menuliskan tentang “Masa Depan Psikoterapi

Online dan Kerja Klinis”, di dalam artikelnya dia memprediksikan akan adanya spesialis untuk

psikoterapis online. Dr. Suler memanfaatkan e-Mail sebagai modus utama dalam berinteraksi yang

akhirnya membawa ke dalam tahap pengembangan Psikoterapi online yang lebih maju dengan

menggunakan alat yang lebih sinkron.

Psikoterapi ini bermanfaat untuk orang-orang yang malu untuk berkonsultasi secara langsung dan juga

bagi orang-orang yang sulit untuk dijangkau oleh terapis

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari psikoterapis online

KELEBIHAN :

1. Menghemat waktu.

2. Lebih hemat.

3. Cocok untuk orang yang memiliki kepribadian tertutup.

 KEKURANGAN :

1. Sang terapis kurang tahu lebih dalam tentang kondisi pasien.

2. Terapis tidak tahu bahasa tubuh pasien, karena selain mendengarkan konsultasi dari pasien, terapis

juga harus melihat bahasa tubuh pasien.

Kamis, 05 November 2015

TUGAS 2 - SOFTSKILL

Nama  : Feby Rendra Febriani
Kelas   : 2PA17
NPM   : 14514139

CONTOH KASUS FENOMENA IDENTITAS DIRI MELALUI INTERNET

Dewasa ini semakin beragam saja tingkah laku para remaja. Mulai dari trend berpakaian yang semakin berani, dunia pergaulan yang semakin bebas, selera bermusik yang semakin beragam, serta ketergantungan terhadap teknologi yang sudah bisa dibilang melebihi candu terhadap narkotika. Kemajuan teknologi yang semakin pesat membuat orang-orang semakin mudah melakukan apapun yang mereka inginkan tanpa perlu keluar biaya maupun tenaga. Mereka hanya perlu terhubung dengan layanan internet lalu semua yang mereka inginkan dapat terpenuhi begitu saja. Bahkan kita bisa mengetahui kabar yang sedang in tanpa perlu keluar dari kamar. Apakah itu pertanda bagus bagi masyarakat kita?
Kemajuan teknologi membuat ketergantungan yang sangat besar bagi masyarakat pada jaman sekarang. Tak terkecuali para remaja yang sedang berada pada masa labil mereka. Remaja yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi berusaha mencari hal yang menarik untuk mengisi keseharian mereka. Internet­-lah yang kemudian menjadi sarana pelarian yang paling menyenangkan. Kita bisa mendapatkan begitu banyak teman tanpa perlu beranjak ke luar rumah, kita bisa mendapatkan popularitas hanya dengan duduk berjam-jam di depan layar komputer —tentu saja yang saya maksud teman dan popularitas disini hanya dalam dunia mya – Siapa yang tidak tergiur dengan rayuan tersebut?
Berawal dari rasa ingin tahu lalu kemudian menjadi suatu candu tersendiri, remaja jaman sekarang mulai “keranjingan” internet. Mulai dari yang paling sederhana seperti jejaring sosial semacamFacebook, Twitter, My Space, dan Friendster hingga game online yang merupakan candu tingkat tinggi sehingga mereka rela menghabiskan waktu berjam-jam terbuang begitu saja di depan layar komputer mereka. Lalu pertanyaannya sekarang apakah dengan exist di dunia maya mereka mendepatkan hal yang bermanfaat bagi kehidupan mereka sehari-hari? Mungkin bagi beberapa orangtua bersyukur dengan adanya internet sehingga anak mereka tidak terkontaminasi dunia luar yang semakin bebas dalam hal bergaul. Mereka berpikir bila anaknya hanya berdiam diri di rumah, mereka dapat mengontrol perilaku keseharian anak tersebut. Mungkin ansumsi ini tidak ada salahnya. Tapi apakah para orangtua tidak berpikir dengan memberikan sarana teknologi yang sangat maju tidak sepenuhnya dapat menjamin moral dan pola  sosialisasi yang baik pada anak tersebut? Tidakkah ancaman dari dunia global lebih banyak terdapat di internet?
Seperti yang saya sebut sebelumnya, internet memiliki candu tersendiri yang bahkan lebih besar dari pada candu terhadap narkotika. Internet bisa dibilang mampu menjamah segala sudut kehidupan, segala lapis masyarakat, dan segala jenjang pendidikan. Mungkin akibat buruk canduinternet tidak terlihat begitu nyata seperti halnya candu terhadap narkotika. Tetapi yakinlah bahwa candu itu akan berakibat lebih buruk bagi kemajuan bangsa —bukan berarti saya mendukung beredarnya narkotika di kehidupan remaja—, dengan ketergantungan terhadap kepraktisan dan terbiasa tidak perlu bersusah payah mendapatkan sesuatu, itu akan mengubah pola pikir keseharian remaja tersebut. Bayangkan pola berpikir dan berkembang seperti itu yang mendarah daging di kehidupan kaum penerus bangsa saat ini, bagaimana nasib bangsa ini kedepannya?
Mungkin kita sering mendengar istilah anti-social­ beberapa dekade ini. Anti-social atau di Indonesia biasa disebut antisosial adalah suatu bentuk dari penyimpangan perilaku sosial dimana suatu individu enggan melakukan suatu interaksi sosial terhadap lingkungan di sekitarnya, interaksi sosial yang dimaksud bisa berupa kepedulian terhadap lingkungan sekitar maupun lingkungan global. Sifat tak acuh tersebut hanya merupakan awal dari sederet tingkah laku menyimpang yang akan muncul berikutnya. Tindakan yang menyalahi aturan moral, membahayakan diri sendiri bahkan tindak kriminal yang membahayakan masyarakat luas bisa saja terjadi dikarenakan perilaku anti sosial.
Penyebab antisosial ini bermacam-macam. Mulai dari faktor lingkungan, keluarga, teknologi, bahkan memang gangguan mental. Tetapi bisa dibilang pengaruh yang paling besar terhadap perilaku anti-social ini adalah pola mendidik orangtua terhadap anaknya. Walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa anak anti-social tersebut sudah mengalami gangguan mental sejak lahir. Bila dilihat dari maraknya perilaku antisosial di kalangan remaja dekade ini jelas sekali bahwa bukan gangguan psikis sejak lahir yang menyebabkan sebagian besar remaja bersikap begitu.
Keluarga yang memberikan apapun yang diinginkan anak tersebut, lingkungan bergaul yangmeterialistik, kekerasan dalam keluarga, kecintaan yang berlebihan terhadap suatu hal, serta ketergantungan yang begitu mengikat membuat remaja jaman sekarang berperilaku antisosial. Mereka cederung memiliki sikap egois yang sangat besar. Rela melakukan apapun agar hal yang diinginkan dapat tercapai, mengurung diri dari pergaulan luar dan terlena oleh kesenangan dunia-nya sendiri, dan bersikap tidak respect terhadap sesama adalah beberapa contoh tingkah antisosial. Bisa diambil kesimpulan antisosial tidak hanya berupa perilaku dimana penderitannya mengurung diri di ruangannya dan tidak mau membuka diri dari lingkungan luar. Perilaku antisosial juga bisa berupa tingkah laku yang bisa menyakiti orang lain di lingkungannya hanya karena keinginan yang harus diikuti. Tingkah antisosial juga selalu dihubungkan dengan tingkah laku psikopat bila dilihat dari aspek ini.
Kecintaan terhadap sesuatu yang berlebihan juga berpengaruh besar tehadap perilaku antisosial ini. Kecintaan terhadap suatu hal yang bisa berupa makhluk hidup maupun benda mati itu dapat menimbulakan sikap over protective. Merasa tidak ingin kehilangan hal yang dicintai menjadikan remaja tersebut rela melakukan hal apapun. Termasuk menyakiti orang-orang yang menghalanginya atau mungkin menyakiti dirinya sendiri. Beberapa lebih memilih menyendiri dan menjauh dari lingkungan karena terlena oleh fantasi-fantasi mereka tentang hal yang dicintainya tersebut dan tidak peduli apa yang diperbincangkan oleh lingkungan sekitar. Mungkin kita sering melihat tingkah laku semacam ini, contohnya saja seseorang yang merupakan fans dari seorangpublic figure atau suatu brand tertentu yang terlalu memuja hingga melupakan mana hal yang terpenting dalam kehidupan mereka. Bahkan mereka cenderung melakukan hal-hal yang diluar logika untuk mendapatkan hal dia inginkan. Mungkin bagi masyarakat umum perilaku mereka terlalu aneh atau keluar dari norma bermasyarakat, tetapi bagi pengidap antisosial pandangan masyarakat umum tidaklah berpengaruh bagi kehidupan mereka.
Mungkin bila disangkutkan dengan majunya tingkat teknologi dan meningkatnya jumlah remaja yang menunjukkan sikap antisosial, tentu saja grafiknya akan berbanding lurus. Begitu banyak fasilitas di dunia maya saat ini, serta begitu luasnya jaringan yang ada di internet membuat seorang remaja semakin menggandrunginya. Remaja bisa berbincang dengan seseorang yang berjarak sangat jauh, mendapat info yang tidak dia dapat dari lingkunag sekitar, bahkan mengakses situs yang tidak seharusnya dibuka. Semua hal tersebut akan memberikan pengaruh tersendiri terhadap perkembangan remaja tersebut, seperti remaja yang hidup dengan fantasi-fantasinya, pemikiran yang tak sesuai dengan umurnya, bahkan mengakibatkan ketergantungan sehingga merusak tatanan kehidupan sehari-harinya. Berbagai jenis perkembangan remaja tersebut bisa disangkutkan dengan perilaku antisosial. Walau tidak melakukan tindakan extreme, tetapi remaja yang terlalu mecintai dunia maya bisa saja melakukan tindakan yang tergolong gila. Menyakiti dirinya hanya karena tidak ingin kehilangan sedikit waktunya di depan layar komputer.
Beberapa waktu lalu beberapa ilmuan di London menemukan beberapa perbedaan scan otak seorang anak yang menunjukkan tingkah laku antisosial. Temuan mereka disiarkan di American Journal of Phychiantry. Studi tersebut memperhatikan amygdale dan insula –wilayah otak yang memberi sumbangan bagi persepsi emosi, emapti, dan daya rekognisi ketika orang lain sedih– pada remaja antisosial lebih kecil dibandingkan remaja yang tidak menunjukan perilaku antisosial. Semakin parah perilaku antisosial tersebut maka semakin sedikit volume  insula pada remaja tersebut. Masih belum diketahui perubahan pada susunan otak tersebut merupakan penyebab perilaku antisosial atau akibat dari perilaku antisosial, yang jelas para ilmuan masih melakukan penelitian terhadap fenomena remaja saat ini.
Perilaku antisosial memang lebih banyak ditemukan pada remaja laki-laki. Tidak diketahui apa sebab pastinya. Tetapi bila dilihat dari aspek tingkah laku, remaja laki-laki bisa dibilang lebih nekat bila melakukan sesuatu. Tidak berpikir terlalu jauh tentang resiko yang mungkin saja membahayakan pada diri mereka bila melakukan sebuah tindakan. Tingkah laku ini tentu sangat bertolak belakang dengan remaja perempuan, karena mereka biasanya menimbang segala sesuatu sebelum melakukannya. Walau begitu, tidak menutup kemungkinan remaja perempuan juga merupakan seorang antisosial. Karena belakangan ini tidak jarang kita melihat remaja perempuan yang bertingkah laku seperti laki-laki. Menyukai hal yang extreme, melakukan hal yang beresiko besar bagi keselamatan dirinya, tidak mempedulikan pandangan lingkungan terhadap dirinya, atau bisa kita ambil kesimpulan sikap mereka tersebut adalah sikap yang terlalu cuek. Kecendrungan sikap yang seperti itu yang membuat kemungkinan remaja tersebut mengidap gangguan perilaku (dalam hal ini adalah antisosial) semangkin besar.
Lingkungan tempat tinggal dapat berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Dalam beberapa kasus, mengatakan beberapa anak yang pada awalnya tidak merasa nyaman terhadap lingkungannya, akan dengan sendirinya bersosialisasi dengan lingkungan tersebut, bahkan tingkah laku mereka mau tidak mau akan terbawa mengikuti lingkungan tersebut. Misalnya saja seorang anak yang pada awalnya merupakan anak yang baik dan santun, bila dia pindah di suatu lingkungan baru yang masyarakatnya tergolong orang yang urakan maka sikap anak tersebut mau tidak mau akan berubah sedikit demi sedikit menjadi sedikit liar. Begitu pula sebaliknya. Tetapi bagi seorang remaja antisosial, lingkungan tempat tinggal dan bergaul yang tidak sesuai dengan sikapnya tidak akan membuat dia terbawa suasana dan mengikuti pola perilaku yang tidak sesuai dengan dirinya. Karena itu, mereka lebih memilih mencari lingkungan baru yang membuat mereka nyaman lalu mengambil jarak terhadap lingkungan barunya. Mungkin dalam kasus tertentu, mereka bahkan cenderung tidak mempedulikan apa yang terjadi di lingkungan masyarakatnya.
Tindakan antisosial sering disangkutpautkan dengan tindakan psikopat. Walau tidak semua orang yang menunjukkan tingkah laku antisosial akan melakukan tindakan psikopatik. Mungkin dalam kasus ini dapat kita golongkan perilaku antisosial menjadi dua, yaitu antisosial pasif dan antisosial aktif. Perilaku antisosial pasif mungkin adalah tingkah laku antisosial yang paling sering kita temukan pada remaja di era sekarang. Kecenderungan menjauhkan diri dari lingkungan (atau dijauhi oleh lingkungannya), menutup diri dari interaksi sosial secara langsung, dan lebih memilih menyibukkan dirinya dengan fantasi-fantasi tersendiri. Mungkin para pelaku antisosial pasif ini memiliki teman untuk berbagi, tetapi tentu saja teman mereka hanyalah orang-orang yang memiliki jalan pikiran sama dengan mereka bahkan cenderung sesama seorang antisosial. Sedangkan antisosial aktif adalah orang yang memiliki kecendrungan bersikap psikopatik. Beberapa dari mereka tidak menarik diri dari lingkungan sekitar, bahkan cenderung terlihat ramah. Tetapi jangan pernah tertipu dengan sikap mereka yang seperti itu karena mereka memiliki emosi positif maupun negatif yang sangat sedikit. Mereka cenderung berlaku antipati, rasa tanggung jawab mereka atas suatu hal yang mereka berbuat sangat sedikit, tidak memiliki rasa malu, bahkan cenderung tidak memiliki rasa bersalah sama sekali bila dia menyakiti orang lain.
Masyarakat yang mengintimidasi seorang antisosial juga dapat memperburuk tingkah laku anak antisosial tersebut. Ada dua kemungkinan yang akan terjadi akibat perilaku tersebut. Pertama, mungkin saja anak tersebut akan semakin menjauhkan dirinya dari pergaulan lingkungan, menyendiri, dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan tindakan yang akan menyakiti diri mereka sendiri. Kedua, mungkin saja anak tersebut akan membenci lingkungannya dan beranggapan bahwa orang-orang di sekitarnya adalah orang yang jahat, tidak menutup kemungkinan tindakan selanjutnya adalah tindakan yang begitu extreme hingga menyakiti masyarakat yang mengintimidasinya tersebut. Mau bagaimanapun tindakan yang akan dilakukan para antisosial tersebut tentu saja bukan tindakan yang baik. Semuanya memiliki resiko masing-masing dan bukanlah resiko yang ringan.
Lalu bagaimana cara kita memperlakukan para antisosial tersebut? Mungkin dengan memberikan perhatian, menunjukkan sikap bahwa kita membutuhkan mereka di dalam lingkungan tempat tinggal maupun bergaul, serta berusaha mengerti apa yang mereka pikirkan. Hal tersebut sepertinya hal yang sulit bila dilihat dari tingkah laku mereka yang sudah menutup diri, bahkan tidak menginginkan ada seseorang baru yang mengisi kehidupan mereka. Tapi tentu saja dengan sikap mereka yang seperti itu tidak berarti kita harus menjauhi mereka, bersikap tidak acuh dan membiarkan mereka melakukan hal yang mereka suka. Sudah sewajibnya kita sebagai mahkluk sosial itu bersosialisi, peduli satu sama lain, dan tidak membedakan golongan satu dengan golongan lain.
Bagaimana tindakan pencegahan terhadap tingkah laku antisosial? Sebenarnya pencegahan sudah bisa orangtua lakukan semenjak anak tersebut masih di dalam kandungan. Karena menurut penelitian, seorang ibu yang memiliki kebiasaan merokok saat mengandung akan beresiko anak yang ada di kandungan memiliki sikap antisosial. Tapi tentu saja pencegahan itu hanya antisipasi awal karena fenomena antisosial sekarang ini lebih banyak diderita saat seseorang mulai beranjak dewasa. Karena pada masa beranjak dewasa ini seorang anak mencari jatidiri mereka. Bila mereka merasa tidak nyaman dengan lingkungan tempat tinggal dan bersosialisasi mereka, tentu mereka akan mencari hal lain yang dapat membuat mereka merasa senang. Kesenangan bagi para remaja ini tentu saja kesenangan yang mungkin bagi orang dewasa merupakan kesenangan yang aneh, menyimpang, dan tidak patut dilakukan. Dari aspek seperti inilah yang biasanya membuat remaja itu menarik diri dari lingkungan, tidak mau mendengarkan perintah orangtua, dan lebih memilih hidup di dunianya sendiri.
Cara yang paling jitu bagi orangtua agar buah hatinya tidak tumbuh menjadi seseorang yang antisosial adalah mengajarkan anak mereka bersosialisasi dengan lingkungan luar sejak masih kecil. Mengajarkan anak Anda bersahabat dengan siapa saja dan tetap memberikan pengawasan maksimum terhadap anak. Memberikan anak kebebasan berekspresi tetapi tetap memberikan batasan tentang hal yang seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Memberikan kasih sayang yang cukup bagi anaknya. Kasih sayang disini bukan dalam bentuk materi belaka, tapi merupakan suatu bentuk perhatian orangtua terhadap anaknya, ada di sisi anak tersebut saat mereka membutuhkan bimbingan dalam penyelesaian masalah karena seorang anak akan mengalami masa tersulitnya pada saat beranjak dewasa. Menanamkan aspek-aspek keagamaan juga merupakan hal yang penting agar anak tersebut bisa tumbuh dengan norma-norma sosial bermasyarakat yang baik. Bagaimanapun orangtua memiliki kontrol yang sangat besar bagi tumbuh kembang anaknya, jadi sudah seharusnya orangtua memberikan didikan dan kasih sayang yang cukup terhadap buah hati mereka. Jangan sampai anak-anak Anda tumbuh dengan kasih sayang yang kurang sehingga mereka mencari kesenangan dengan cara yang menyimpang dan tidak sewajarnya.



ASPEK DEMOGRAFIS (GENDER, USIA, BUDAYA) DARI INDIVIDU PENGGUNA INTERNET, SERTA DAMPAK POSITIF DAN  NEGATIFNYA
Gender
Pengaruh gender di internet pada umumnya wanita yang sering bermain dengan internet, misalnya facebook, twitter dan lain-lain. Wanita selalu memposting lebih banyak daripada pria, karena wanita terlalu sensitive pada apa yang sedang terjadi dan sangat emosional. Pada pria lebih cenderung ke forum atau game online. Pria juga senang berjam-jam untuk melakukan hal itu. Internet juga bisa membuat para pria terpengaruh oleh fashion jaman sekarang. Contohnya dari Korea, bisa saja mereka membuat para pria mengenakan fashion itu, tetapi dari sudut pandang wanita fashion itu tidak cocok untuk mereka yang pria jantan, contohnya dari gaya rambut. Jaman sekarang para pria banyak yang mengikuti gaya rambut dari negara luar, padahal gaya rambut itu membuat mereka terlihat seperti wanita. Semakin berkembangnya internet dan globalisasi membuat banyak yang pria seakan-akan menjadi wanita dan wanita seperti pria.
Dampak positif internet:
Dilihat dari segi positif nya internet memiliki banyak sekali dampak yang sangat luar biasa hebatnya pada dunia pengetahuan. Para wanita karir maupun ibu rumah tangga kini dapat memiliki banyak sumber dan pedoman serta informasi-informasi untuk dunia kerja maupun keperluan sehari-hari misalnya : informasi untuk pekerjaan ,informasi resep makanan bagi ibu rumah tangga.
Selain program didalam dunia kerja, internet juga menawarkan aplikasi berbentuk permainan elektronik yang pada umumnya tidak secara khusus diberi muatan pendidikan formal tertentu. Permainan elektronik tersebut membantu wanita karier untuk menghilangkan kejenuhan dalam berkerja, membuat strategi, membangkitkan semangat kepemimpinan, dan bermain peran (role play).
internet juga bisa menjadi tempat bisnis bagi wanita yaitu dengan online shop dengan begitu wanita bisa mempunyai penghasilan sendiri namun ia tetap bisa dirumah mengurus keluarganya .
Internet telah banyak membantu manusia dalam segala aspek kehidupan sehingga internet mempunyai andil penuh dalam kehidupan sosial. Dengan adanya internet apapun dapat kita lakukan baik positif maupun negative.

Dampak negatif internet:
1. Kejahatan di dalam dunia maya
2. Pornografi
3. Kekejaman dan Kesadisan
4. Penipuan
5. Penipuan belanja online
6. Perjudian
7. Mengurangi sifat sosial manusia

Usia
Internet juga membawa pengaruh yang signifikan bagi semua kalangan. Oleh karena itu, tidak hanya orang dewasa saja yang sudah mengenal internet tapi anak-anak juga, bahkan mereka sudah bisa menggunakannya secara langsung.
Pemanfaatan Internet tentu harus di sesuaikan dengan tingkat usia anak. Usia anak SD rata-rata berkisar antara 7-13 tahun. Dan tingkatan itu semua memiliki cara penanganan yang berbeda.
Dampak positif
Memudahkan anak mendapatkan informasi dengan lebih cepat.
Anak dapat mengenal serta menjalin komunikasi dengan  berbagai orang dari belahan dunia.
Akibat kemajuan teknologi, banyak permainan-permainan kreatif dan menantang yang ternyata banyak disukai oleh anak-anak.




Dampak negatif
Anak terlalu cepat puas dengan pengetahuan yang didapatnya dari dunia.
Karena teknologi memberikan banyak kemudahan, tidak sedikit anak-anak tidak sabar dalam menghadapi kelambatan dan kesulitan.
Selain itu, kemajuan teknologi berdampak pada kurangnya sosialisasi anak pada teman-temannya karena lebih menyukai menyendiri dengan permainan teknologinya.

Budaya
Munculnya teknologi sebagai tuhan baru bagi para manusia komputeris akan membuat hilangnya budaya primordial yang menganggap kesakralan berada di tangan alam dan manusia itu sendiri. Tidak hanya itu, kondisi ‘autis’ para manusia komputeris ini juga membuat mereka tidak lagi peka terhadap kejadian sosial yang menimpa masyarakat lain.
Dampak Positif
Pertukaran informasi berlangsung sangat cepat.
Memudahkan pekerjaan manusia.
Pekerjaan yang dilakukan seseorang menjadi lebih efektif dan efisien
System pembelajaran tidak harus tatap muka dengan guru karena dengan kemajuan TIK khusunya Internet kita bisa melakukan V-class. Dan masih banyak yang lainnya.

Dampak negative
1.      Masuknya budaya asing yang tidak baik.
2.      Lupa akan waktu
3.      Merosotnya nilai moral


CONTOH KASUS KECANDUAN INTERNET (GAME ONLINE)

Yayasan Sahabat Kapas menilai kecanduan anak-anak pada game online sudah seperti kecanduan seseorang kepada narkotik. Sebab, ketika ingin bermain dan tidak punya uang, anak akan melakukan segala cara, termasuk berbuat kriminal.

Koordinator Yayasan Sahabat Kapas, Dian Sasmita, mengatakan, dalam enam bulan terakhir, di Surakarta ada tujuh anak yang melakukan pencurian demi bisa bermain game online. “Sebagian di antaranya saat ini kami dampingi,” katanya di sela aksi menyambut Hari Anak Nasional, Minggu, 1 Juli 2012.

Aktivitas di depan layar komputer untuk bermain game online punya dampak buruk untuk anak-anak. Antara lain, anak-anak jadi terisolasi dari lingkungan dan pergaulan nyata karena terlalu asyik dengan dunia maya yang sedang dihadapi.

Bahkan mereka bisa terbawa untuk berperilaku agresif, meniru apa yang dilihat di permainan, misalnya untuk permainan yang berkaitan dengan peperangan. Nah, lantaran ingin meneruskan permainan padahal tidak punya uang, anak bisa terdorong melakukan tindak kejahatan seperti mencuri. “Belum lagi jika bicara nilai pelajaran di sekolah bisa menurun karena konsentrasi belajar juga turun,” kata Dian.

Dian mengakui penggunaan Internet memang tidak sepenuhnya punya dampak buruk. Itulah perlunya peran orang tua mengawasi kegiatan anak di depan komputer. “Dampingi anak-anak saat mengakses Internet. Selain itu, beri batasan waktu,” kata Dian.

Solusi mengatasi kecanduan game online, dia menyarankan orang tua agar memberikan alternatif kegiatan. Anak usia 7-18 tahun semestinya bisa melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat daripada sekadar menghabiskan waktu bermain game online.

Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, Juliani Prasetyaningrum, mengatakan game online menjadi pelarian bagi anak-anak yang merasa tidak nyaman di rumah. “Mungkin di rumah tertekan dengan tuntutan prestasi yang diminta orang tua atau memang tidak betah di rumah karena ada masalah di keluarga,” katanya.

Karena itu, anak-anak lantas memilih bergabung dengan kelompoknya, seperti komunitas penggemar game online. Tindakan kejahatan demi menyalurkan hobinya bermain game online tidak terlepas dari pengaruh dalam komunitasnya tersebut. “Kalau kelompoknya itu melakukan kejahatan, maka bisa ikut-ikutan,” katanya.

Juliani menyarankan orang tua untuk secara intens menjalin komunikasi dengan anaknya. Kemudian mengubah cara berkomunikasi, dari semula selalu menuntut, beralih menjadi pendamping dan teman bagi si anak. “Kuncinya di orang tua dan keluarga, yang memang sering berinteraksi dengan anak-anak,” ujarnya.

Cara Mengatasi Kecanduan Cyber Pada Anak
1.      Berikan pengetahuan yang benar tentang bahaya cyber kepada Anak
2.      Batasi penggunaan internet pada Anak
3.      Berilah password atau kunci
4.      Biasakan meluangkan Family Time setiap hari
5.      Jangan biasakan Menggunakan Internet untuk mencari hiburan
6.      Ajaklah anak Anda bermain ke Alam dan Lingkungan sekitar
7.      Ikutkanlah mereka program Softskill yang Komprehensif




ETIKA-ETIKA DALAM PENELITIAN ILMIAH
Kode etik bukanlah merupakan kode yang kaku karena akibat perkembangan zaman maka kode etik mungkin menjadi usang / sudah tidak sesuai dengan tuntutan zaman. Seperti misalnya kode etik tentang euthanasia (mati atas kehendak sendiri), sejak dahulu belum tercantum dalam kode etik kedokteran tapi kini sudah dicantumkan.
Kode etik sendiri disusun oleh organisasi profesi sehingga masing-masing dari profesi mempunyai kode etik tersendiri. Seperti misalnya kode etik guru, pustakawan, dokter, pengacara dan sebagainya. Pelanggaran kode etik tidaklah diadili oleh pengadilan, sebab melanggar kode etik tidak selalu berarti melanggar hukum. Sebagai contohnya untuk Ikatan Dokter Indonesia terdapat Kode Etik Kedokteran. Jika seorang dokter dianggap telah melanggar kode etik tersebut, maka ia akan diperiksa oleh Majelis Kode Etik Kedokteran Indonesia, bukan diperiksa oleh pengadilan.
·         Mampu menggunakan bahasa yang baik dan benar
·         Kejelasan sumber yang didapat



AKTIVITAS PLAGIAT, CARA DAN UPAYA MENGHINDARI PLAGIAT
·         Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan diri sendiri
·         Mengakui gagasan orang lain sebagai gagasan sendiri
·         Mengakui temuan orang lain sebagai temuan sendiri
·         Mengakui karya kelompok sebagai karya sendiri
·         Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya
·         Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tidak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya
·         Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebutkan sumbernya, tetapi rangkaian katanya masih terlalu sama dengan sumbernya

CARA DAN UPAYA MENGHINDARI PLAGIAT
·         Pahami apa yang dimaksud dengan plagiat
·         Kenali topik yang Anda bahas
·         Rapalkan topik itu beberapa kali
·         Sebutkan kutipan dan sumber Anda
·         Ketika ragu, biarkan saja penghargaan
·         Pahami beberapa aturan dasar hak cipta
·         Perhatikan apa yang tidak perlu dikutip


Jumat, 09 Oktober 2015

Kasus Penyalahgunaan Media Sosial - Jual Beli Bayi Online


Motif Pelaku Menjual Bayi Ayu Ting Ting dan Ruben Onsu



Bintang.com, Jakarta Ayu Ting Ting bersama presenter kondang Ruben Onsu kembali mendatangi Polda Metro Jaya untuk melihat tersangka kasus penjualan bayi di akun Instagram. Tersangka dikabarkan telah ditangkap pihak kepolisian di kediamannya di Batu Ampar, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. Seperti dikatakan Komisaris Besar Polisi  Mujiyono selaku Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, tersangka telah diamankan di Polda Metro Jaya dan barang bukti milik pelaku telah diamankan.

“Juni lalu ada laporan bahwa ada penjualan bayi sangat murah. Di mana putra putri yang dijual adalah anak dari artis, padahal mereka (artis) tersebut tidak pernah menjual anak mereka. Merasa dirugikan, mereka melapor ke Polda Metro Jaya, dan kami menindaklanjuti laporan tersebut, kami bekerja keras dalam waktu kurang lebih satu setengah bulan tersangka berhasil kami tangkap,” tegas Kombes Pol Mujiyono ditemui Syaiful Bahri dari Bintang.com di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/9/2015).

Lebih lanjut, Mujiyono mengungkapkan tersangka berinisial UW (19) adalah lulusan SMK. Sedangkan untuk motif tersangka dikatakan masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mencari tindak kriminal lainnya.

“Hingga saat ini, pelaku masih tunggal, kami akan kembangkan kasus ini. Sementara motifnya adalah penipuan untuk mencari uang di mana tersangka menjual bayi di akun Instagram dengan harga kisaran 5 juta hingga 1 miliar,” tambahnya.

Tersangka kasus penjualan bayi di akun Instagram dengan nama @jualbayimurahsangat dan akun @jualbayimurahsegera menggunakan handphone tipe Nexian Mi438. Dalam akun tersebut, pelaku mencantumkan tulisan sebagai berikut, “jual bayi murah langsung saja kepantiasuhan yang terdapat di jalan duri bulan batu ampar 3 no 64D tepatnya di sebelak TK Karunia. Bahkan pelaku mencantumkan harga ‘dari mulai 5 juta sampai 1 Miliar, langsung saja called me 087877668903 khusus daerah Jakarta Timur. Hal ini semakin memudahkan pihak kepolisian untuk mencari lokasi pelaku dan kemudian berhasil melakukan penangkapan.

Dari tindakan kriminal tersebut, Mujiyono menegaskan pelaku penjual bayi Ayu Ting Ting dan Ruben Onsu terkenalpasal yang disangkakan pasal 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (1) U RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dengan ancaman pidana 6 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar serta pasal 12 jo pasal 115 UU RI Nomor 28 Tahun 2014 dengan ancaman denda Rp 500 juta.

Etika:
Contoh kasus di atas merupakan salah satu penyalahgunaan teknologi internet yaitu jual beli bayi online. Bisnis online saat ini memang sedang booming, namun bisnis satu ini sudah termasuk tindakan kriminal, dimana akan mendapatkan banyak resiko.

Di jaman modern yang sudah berkembang ini banyak sekali orang-orang yang mencari nafkah melalui internet namun sebagian besar dengan cara yang tidak patut dicontoh. Mulai dari penipuan sampai ke jual beli bayi.

Sebetulnya sifat seseorang telah terbentuk sejak kecil, sejak orangtua mengajarkan berbagai hal. Namun itu tergantung pribadi masing-masing bagaimana menanggapi hal-hal itu. Pengawasan orangtua juga termasuk, karena salah satu bentuk perhatian yang dapat menjadikan anak tersebut lebih baik. Dan tidak lupa ibadah, bila seseorang dari kecil sudah diajarkan rajin ibadah oleh orangtuanya, maka seseorang akan selalu berkhusnudzon.

Hal-hal kecil tersebut mungkin sepele, namun sangat berarti sampai dewasa. Apabila etika yang di atas semuanya berkebalikan, maka tidak heran bila seseorang memiliki sifat yang jahat, kejam, dsb.

Daftar Pustaka
http://www.bintang.com/celeb/read/2315324/motif-pelaku-menjual-bayi-ayu-ting-ting-dan-ruben-onsu
https://www.google.co.id/search?q=kasus+jual+bayi+murah&biw=1366&bih=631&source=lnms&tbm=isch&sa=X&sqi=2&ved=0CAcQ_AUoAmoVChMIsrGKuoW1yAIVhsSOCh08FAKr&dpr=1#imgrc=dAvSmKB9GaYeSM%3A

Layanan E-Service Kereta Api



LAYANAN E-SERVICE
KERETA API 


            Cara Cek Harga Resmi Tiket Kereta Api Terbaru dan Jadwal Online – Kereta api merupakan salah satu transportasi yang paling laris digunakan oleh para pemudik atau para traveller yang ingin berpergian jauh karena harga yang ditawarkan lebih murah dari pada harga tiket pesawat. Nah, pasti anda masih bingung bagaimana cara mengetahui harga tiket dan jadwal keberangkatannya dan masih timbul pertanyaan tentang tiket masih bisa dibooking atau tidak tersedia lagi.

Kami akan membantu dan menginformasikan bagaimana cara pesan tiket kereta api online yang diambil dari website resmi dari PT Kereta Api Indonesia. Anda bisa melihat beberapa informasi pada website tersebut mulai dari jadwal keberangkatan dan harga tiket kereta api tujuan anda. Anda juga dapat memesan atau booking tiket pesawat secara online.

Mungkin masih ragu dengan pembelian tiket secara online ya? “oke, baiklah brother and sister. Jika and masih ragu membelitiket pesawat secara online anda dapat membeli tiket di Indomaret dan Alfamart terdekat, Jadi kalau ragu ataupun belum punya rekening untuk mentransfer bisa menggunakan dengan cara ini.

Untuk memudahkan para pemudik  dan traveller yang menyangkut kepentingan publik, tiket kereta api  dapat dipesan melalui website resmi dari PT. Kereta Api Indonesia (persero). Kemudahan ini dapat anda lihat mengenai jadwal dan daftar harga tiket kereta api secara lengkap. Untuk itu anda dapat melihat informasi bagaimana mengeceknya seperti berikut:

Cek Tiket Kereta Api Online Harga dan Jadwal:
1.      Langkah pertama adalah dengan mengunjungi situs resmi PT. KAI di  http://www.kereta-api.co.id/
2.      Setelah anda mengunjungi website resmi anda dapat menscrool mouse anda pada  menu reservasi
3.      Anda bisa melihat Info jadwal dan Reservasi dengan mengisi beberapa formulir pada gambar pojok kanan atas seperti berikut:
–  Mengisi Tanggal
– Memilih Stasiun Asal
– Memilih Stasiun Tujuan
– Memilih Dewasa, Anak dan Infant

Keuntungan:
·         Akses dapat dilakukan dimana saja
·         Layanan 24 jam
·         Prosesnya mudah dan cepat
·         Transaksi via Bank
·         Mencari tanggal keberangkatan sendiri
Kerugian:
·         Harus terkoneksi dengan internet
·         Biaya internet yang mahal
·         Proses pembelian tiket terganggu bila koneksi atau jaringan kurang bagus (trouble)
·         Sebagian besar orangtua kurang paham dan kurang bisa menggunakan gadget
·         Ribet, karena harus transfer ke bank

Daftar Pustaka
http://www.bingkaiberita.com/cara-cek-harga-resmi-tiket-kereta-api-terbaru-dan-jadwal-online/
http://www.tiketpesawat.my.id/inilah-5-keuntungan-membeli-tiket-kereta-api-secara-online/